Sejarah Liga Champions UEFA

Sejarah Liga Champions UEFA

Sejarah Liga Champions UEFA

Sejarah Liga Champions UEFA  – Liga Champions UEFA atau lebih dikenal dalam bahasa Inggris ( UEFA Champions League ) adalah kejuaraan tahunan antara klub-klub dari beberapa negara eropa. Ajang ini merupakan gelar yang paling prestisius dan bergengsi bagi klub-klub eropa.

Sejarah liga champions pertama kali dicetuskan oleh salah satu majalah olahraga di Prancis. Trofi berbentuk piala ini di juluki “The Big Ears” (Telinga Besar), bentuk trofi pertama berbeda dengan trofi yang diperebutkan pada saat sekarang ini yang dibuat oleh Stadellman. Piala yang diperebutkan sekarang adalah generasi ke-6. Pada awalnya nama kejuaraan ini adalah Piala Juara Klub Eropa atau European Champions Clubs Cup yang biasanya disingkat menjadi Piala Eropa 2016 ( European Clubs ). Kejuaraan ini dimulai pada musim 1955/1956 dengan menggunakan system gugur dua leg dimana setiap team bermain dua pertandingan, kandang dan tandang. Dimana tim dengan skor yang tinggi diatas rata-rata akan melangkah ke babak berikutnya. Hanya team-team juara liga di berbagai negara eropa dan pemegang juara pada saat ini yang berhak mengikuti kompetisi tersebut.

Liga Champions UEFA juga memiliki theme songs, dimana lagu tersebut diminta oleh UEFA kepada Tony Britten dalam proses pembuatannya di tahun 1992. Tony Britten kemudian mengadaptasi dari lagu Zadok The Priest yang dibawakan oleh George Frideric Handel . Lagu tersebut kemudian dibawakan oleh Chorus of The Academy of St. Martin in the fields dengan iringan musik oleh Royal Philharmonic Orchestra. Lirik lagu tersebut memiliki tiga bahas resmi UEFA yaitu Prancis, Inggris dan Jerman. Themes lagu ini dimainkan setiap sebelum pertandingan dimulai dan juga sebelum dan sesudah setiap pertandingan di televisi. Lagu tersebut berdurasi lebih kurang 3 menit dengan dua bait pendek dan chorus. Themes ini dapat diunduh secara gratis.

Pada tahun 1992/1993 sampai sekarang format liga champions diubah dimana melalui babak kualifikasi ( dimainkan kandang dan tandang ), play off, group stage, 16 besar, perempat final, semi final dan final.

Kualifikasi liga champions ditentukan oleh klub-klub di liga domestik dan melalui system pembagian kuota. Liga domestic yang kuat dari beberapa Negara diberikan lebih banyak team yang ikut. Dimana juara Liga dan runner-up langsung masuk babak group (group stage) dan peringkat ketiga serta keempat masuk babak kualifikasi ketiga. Dimana, juara bertahan liga champions langsung masuk ke babak group tanpa melihat posisi akhir di liga domestik. Dalam kompetisi liga champions klub-klub elite eropa bersaing untuk dapat melewati babak penyisihan ( group stage ), dimana posisi pertama dan kedua akan lolos ke babak 16 besar, sedangkan posisi ketiga akan masuk ke Liga Eropa UEFA ( UEFA Europa League ).

Bagi team yang pernah juara liga champions 5 kali tidak berturut-turut dan atau 3 kali berturut-turut akan terdapat logo liga champions pada lengan baju kiri dan tertulis jumlah piala yang dikoleksi. Team-team yang terdapat logo tersebut adalah Real Madrid ( 10 kali juara ), AC Milan ( 10 kali juara ), Liverpool dan Barcelona ( 5 kali juara ), Bayern Muenchen ( juara pada tahun 1974,1975,1976) serta Ajax Amsterdam ( 1971,1972,1973).

AC Milan yang kala itu disebut “The Dream Team” merupakan satu-satunya team yang berhasil mempertahankan gelar juara liga champions ( yang saat itu masih bernama piala champions ) selama dua musim berturut-turut. Namun, setelah diubah formatnya menjadi Liga Champions belum ada satu team pun yang berhasil mempertahankan gelar juaranya selama dua kali berturut-turut. AC Milan dan Juventus merupakan team yang berhasil masuk ke final tiga kali berturut-turut dalam 15 musim terakhir dimana AC Milan melakukannya pada tahun 1993, 1994 ( juara ), 1995 sedangkan Juventus pada tahun 1996 ( juara ), 1997, dan 1998.

Pada akhir kompetisi 2004/2005 di Inggris, terjadi masalah dimana Liverpool yang memenangkan kejuaraan di musim tersebut otomatis lolos ke penyisihan group sedangkan di liga Liverpool hanya bertengger di posisi kelima. Everton yang bertengger di posisi keempat mengajukan protes sehingga Liverpool dan Everton tetap ikut liga champions musim depat dimana Everton lewat babak kualifikasi dan Liverpool langsung masuk penyisihan group. Ini merupakan kali pertama satu liga domestic diwakili lima klub bertanding di ajang liga champions. Kejadiaan ini juga terjadi di Spanyol pada musim 2015/2016 dengan kasus yang sedikit berbeda. (Sejarah Liga Champions UEFA)

Incoming search terms:

  • sejarah liga champion
  • sejarah liga champions
  • dream tim liga chamions 2004/2005
  • trofi piala eropa wallpaper
  • juara liga champion awal sampa akhir

lee

View more posts from this author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *