Masa Depan Conte Selepas Piala Eropa 2016

Masa Depan Conte Selepas Piala Eropa 2016 – Berita piala eropa 2016 sampai hari ini masih mengabarkan berbagai perkembangan terbaru dari tim-tim yang siap berlaga di Prancis. Salah satu tim yang dikandidatkan sebagai calon juara terkuat adalah Italia. Tim ini ditangani oleh Antonio Conte yang optimis bahwa anak-anak asuhnya bisa menciptakan hasil luar biasa di pertengahan tahun depan. Namun di balik rasa optimisme itu, nasib Conte di timnya sendiri masih belum begitu jelas. Selepas kompetisi di Prancis nanti, kontraknya resmi berakhir. Selisih waktunya pun sangat singkat, yaitu tepat seminggu setelah final diselenggarakan. Sejauh ini, Conte termasuk salah satu pelatih yang diincar oleh banyak pihak. Beberapa klub seperti Roma dan Chelsea dikabarkan menaruh minat pada dirinya.

Masa Depan Conte Selepas Piala Eropa 2016

Masa Depan Conte Selepas Piala Eropa 2016

Tidak ada Tenggat Waktu

Posisi Conte dalam karir kepelatihannya bisa dibilang sangat menjanjikan. Ia bisa saja pindah ke tim atau klub baru selepas kontraknya nanti. Namun FIGC pasti juga tak akan menyia-nyiakan aset berharga seperti Conte, apalagi jika ternyata kelak mereka sukses menjuarai Euro 2016. Sang direktur FIGC, Michele Uva memberikan pernyataan bahwa nasib Conte akan segera ditegaskan tepat sebelum penyelenggaraan kompetisi empat tahunan itu resmi dimulai. Ia sangat menyadari bahwa Conte saat ini sedang diminati banyak klub. Jadi, bukan keputusan yang bijak jika kontraknya akan dibiarkan lepas begitu saja.

Uva sendiri menyatakan bahwa tidak ada batasan waktu untuk memberikan kepastian perihal nasib Conte. Tetapi sebelum Piala Eropa diselenggarakan, hasilnya sudah bisa diumumkan ke publik. Bahkan ia menyiratkan bahwa sekarang ini FIGC juga punya rencana sendiri terkait nasib Conte di tim nasional Italia. Entah seperti apa, namun sepertinya bukan hal yang buruk.

Conte yang diminati oleh Chelsea dan Roma memang membuktikan bahwa dirinya adalah sosok pelatih yang ideal dalam tim sekuat Italia. Perjalanan timnya memasuki babak-babak menentukan menjelang Euro 2016 telah membuktikan kapasitasnya. Bahkan Chelsea yang saat ini sudah memiliki manajer baru, Guus Hiddink, masih menyatakan minatnya untuk meminang Conte supaya bisa segera menukangi Chelsea.

Optimisme Italia di Prancis

Rasa optimisme tim nasional Italia rupanya juga sudah tersirat dalam barisan skuad itu sendiri. Mereka yakin bisa melalui babak penyisihan grup meski berada dalam kelompok yang sangat menegangkan. Apalagi banyak pesaing dengan kekuatan tak terduga dalam grup yang dihuni oleh Italia. Conte juga mengakui potensi dari calon-calon lawannya di dalam Grup E. Salah satu yang difavoritkan oleh sang pelatih adalah tim nasional Belgia. Tim yang dikawal oleh Marc Wilmots itu diprediksikan akan menjadi lawan tangguh bagi Italia. Sementara itu, Wilmots juga sangat yakin bahwa timnya bisa lolos bersama Italia dalam babak penyisihan grup nanti.

Sama halnya dengan Conte, Wilmots mengakui bahwa timnya saat ini berada dalam situasi yang sangat menegangkan. Selain Italia, Belgia akan menghadapi Swedia dan Irlandia. Dua tim yang sama-sama berimbang kekuatannya dan bisa menebarkan ancaman jika lawannya lengah. Pertandingan perdana tim nasional Belgia dalam babak penyisihan grup adalah melawan Italia. Inilah momen paling menentukan karena mereka sudah harus menghadapi salah satu kandidat yang difavoritkan juara. Pertandingan yang akan diselenggarakan di Stade des Lumieres, Lyon ini akan mempertemukan dua kesebelasan yang sama-sama tangguh dan ngotot demi merebut poin pertama.

Perjalanan dalam babak penyisihan grup nanti sekaligus akan memotivasi Conte dalam melalui sisa-sisa masa kontraknya yang akan berakhir Juli tahun depan. Setidaknya, Conte punya alasan yang sangat kuat untuk memenangkan setiap laga dan melesat ke babak-babak berikutnya dalam kompetisi tersebut. Bahkan dengan masa depannya yang masih belum pasti seusai kompetisi, Conte akan tetap memaksimalkan kekuatan yang dimiliki oleh timnya saat ini.

Sang pelatih yang ternyata mengidolakan Arrigo Sacchi ini juga berharap bahwa timnya bisa melalui masa-masa sulit ketika harus bertarung dengan lawan-lawan tangguh di Grup E. Peluang untuk lolos dengan mudah selalu ada. Namun bukan tim nasional Italia namanya jika hanya menargetkan poin untuk sekadar lolos. Menjadi juara grup adalah keharusan supaya tidak bertemu lawan yang sama kuatnya. Demikianlah nasib Masa Depan Conte Selepas Piala Eropa 2016 di tim nasionalnya dalam berita piala eropa 2016.

lee

View more posts from this author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *