Kasus Benzema dan Ancaman Dicoret dari Timnas untuk Piala Eropa 2016

Kasus Benzema dan Ancaman Dicoret dari Timnas untuk Piala Eropa 2016 – jadwal siaran langsung kualifikasi piala eropa 2016 sudah lama selesai. Kini, kita tinggal menunggu babak penyisihan grup yang akan dilangsungkan Juni tahun depan sekaligus sebagai bagian dari putaran final Piala Eropa. Waktu penyelenggaraan yang semakin dekat seharusnya dimanfaatkan dengan baik oleh masing-masing pemain di timnya. Namun berbagai masalah yang terjadi sulit untuk diabaikan apalagi jika sudah menyangkut skandal memalukan. Kini, masalah serupa dialami oleh tim nasional Prancis di bawah penanganan pelatih Didier Deschamps. Sang pelatih dikabarkan sangat marah perihal kasus yang menimpa salah satu pemainnya, Karim Benzema. Striker Real Madrid itu resmi dihapus perannya dalam tim nasional Prancis akibat skandal pemerasan.

Kasus Benzema dan Ancaman Dicoret dari Timnas untuk Piala Eropa 2016

Kasus Benzema dan Ancaman Dicoret dari Timnas untuk Piala Eropa 2016Baca juga : Demi Piala Eropa 2016 Para Pemain MU Memboikot Van Gaal

Pemerasan Benzema

Benzema terlibat skandal pemerasan terhadap salah satu pemain Marseille, Mathieu Valbuena. Pemerasan itu dilakukan atas video seks dari Valbuena. Perilaku Benzema itu pun terungkap dan pihak berwenang pun segera menjeratnya dalam pasal hukum berlaku. Terungkapnya perilaku tak terpuji Benzema itu disusul oleh keputusan Deschamps untuk mencoret namanya dari daftar nama pemain tim nasional Prancis. Sampai saat ini, Pemerintah Prancis masih mempertimbangkan permintaan pencoretan nama Benzema.

Akibatnya bisa sangat fatal bagi tim nasional Prancis. Mereka akan kehilangan salah satu penyerang terbaik jika keputusan pencoretan itu jadi dilaksanakan. Deschamps sendiri menyatakan bahwa perbuatan Benzema ini tak bisa dimaafkan. Dipandang dari sudut etika dan moral, Benzema tak layak melakukan hal tersebut. Deschamps menganggap Benzema sama sekali tak memahami posisinya sebagai pemain papan atas yang seharusnya menjadi panutan bagi rekan-rekan yang lebih muda di tim nasional.

Terhitungan enam bulan sebelum Euro 2016 digelar, Deschamps merasa sangat marah dan terganggu akibat kasus hukum yang menjerat Benzema itu. Ia tak pernah membayangkan bahwa tim yang ia tangani saat ini akan menghadapi masalah seserius itu. Dampaknya bukan karena mereka kehilangan satu pemain, namun reputasi tim sekaligus bisa menurunkan mental dan semangat dari para pemain lain di tim nasional Prancis.

Pemain Banyak Masalah

Benzema mungkin salah satu pemain yang kerap membuat masalah akhir-akhir ini. Beberapa waktu lalu, saat laga El Classico hendak dimulai, kelakuannya menjadi sorotan publik. Demi menghormati korban terorisme di Prancis, lagu kebangsaan negara itu pun diperdengarkan. Para pemain Barcelona dan Real Madrid pun saling berdiri dan berbaris mendengarkan lagu tersebut di lapangan. Namun ketika lagu itu diperdengarkan, Benzema tertangkap kamera sedang meludah. Terang saja kelakuannya itu menyulut emosi dari publik yang melihatnya. Salah satunya adalah Nadine Morano. Politisi yang pernah menjabat sebagai PM Prancis itu marah besar melihat kelakuan Benzema. Ia menuduh perilaku Benzema tersebut telah menyinggung dan menyakiti para keluarga korban.

Pernyataan Nadine pun langsung diunggah sendiri dalam akun media sosial pribadinya. Di situ, ia menyebutkan bahwa Benzema seharusnya tak diijinkan lagi bermain untuk Prancis. Saat lagu kebangsaan dimainkan, ia justru meludah. Nadine menganggapnya sebagai perilaku yang sangat tidak sopan karena telah menyakiti para korban dan keluarganya, sekaligus menghina bangsa dan negaranya sendiri.

Kasus tersebut semakin memanas menyusul rencana pencoretan namanya dari timnas akibat skandal pemerasan. Pihak kepolisian Prancis hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan terkait dengan kasus tersebut. Apa pun hasilnya, nama Benzema tetap tercoreng dan dipastikan bahwa ia tak bisa melanjutkan karir di tim nasional jika terbukti bersalah.

Sementara itu, di tengah tekanan kasus-kasus yang menimpanya, Benzema baru saja asyik merayakan hari ulang tahunnya di Dubai. Pesta tersebut diadakan beberapa hari setelah Real Madrid sukses dalam pertandingan melawan Rayo Vallecano. Dalam pertandingan itu, Benzema mencetak tiga skor dari 10 gol yang dimenangkan oleh Real Madrid. Kini, ia sudah mengoleksi sebelas gol dan hanya berselisih satu gol dari Ronaldo. Tidak ada kabar yang terkait dengan kasusnya selama pesta perayaan tersebut. Jika memang benar bahwa kasus-kasus yang menimpanya terbukti, sungguh sangat disayangkan mengingat ia adalah pemain yang punya kemampuan di atas rata-rata. Tetapi bagaimana tanggapan Kasus Benzema dan Ancaman Dicoret dari Timnas untuk Piala Eropa 2016 yang saat ini dia  tampil sangat bagus selama jadwal siaran langsung kualifikasi piala eropa 2016. Dan pada Agen Piala Eropa dia juga tercatat menjadi pemain dengan penyerangan terbaik untuk timnas Prancis.

 

lee

View more posts from this author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *