Demi Piala Eropa 2016 Para Pemain MU Memboikot Van Gaal

Demi Piala Eropa 2016 Para Pemain MU Memboikot Van Gaal – klasemen grup kualifikasi euro 2016 berlanjut pada drawing atau pembagian grup dari masing-masing negara peserta. Jadwal penyisihan grup sudah ditentukan dan kini tinggal menunggu penyelenggaraannya Juni-Juli 2016 nanti. Bicara soal kompetisi internasional yang melibatkan negara tentu tak bisa dilepaskan kaitannya dari liga-liga domestik. Bahkan banyak juga pemain yang rela untuk meninggalkan klubnya demi membela negara masing-masing. Ancaman semacam itu dihadapi oleh MU terkait dua pemainnya, Herrera dan Mata.

Demi Piala Eropa 2016 Para Pemain MU Memboikot Van Gaal

Demi Piala Eropa 2016 Para Pemain MU Memboikot Van Gaal

Ancaman Pada Gaal

Dua pemain Spanyol itu menyampaikan ancaman mereka untuk meninggalkan klub demi menempati posisi di tim nasional. Mereka akan mewujudkan ancaman itu jika MU masih mempertahankan Louis Van Gaal sebagai manajer klub. Alasannya, selain kemampuan klub yang semakin menurun belakangan ini, mereka juga tak bisa tampil maksimal di tim. Mereka merasa tidak puas dengan strategi dan taktik yang diterapkan oleh Van Gaal selama ini. Jika penampilan mereka berdua tidak bisa maksimal, peluang untuk mendapatkan peran di tim nasional pun akan semakin tertutup.

Pemanggilan Mourinho

Penampilan MU memang sangat buruk di musim ini. Mereka bahkan tak bisa meraih kemenangan melawan tim-tim yang di atas kertas jauh perbandingannya. Akibatnya, suara yang mendesak pemecatan Gaal pun semakin kencang terdengar. Lalu, siapa yang bakal menggantikan Gaal di MU?

Nama Mourinho pun disebut sebagai kandidat untuk memanajeri MU. Dipecat dari Chelsea, dan kini dikabarkan siap ditampung oleh MU yang akan mengusir Gaal. Drama ini semakin memanas menyusul dengan rumor penandatanganan kontrak empat musim Mourinho bersama MU. Tapi kabar itu segera ditepis oleh agen Mourinho. Belum ada informasi resmi perihal pemanggilan Mourinho, namun bisa jadi hal itu akan jadi kenyataan. Salah satu informasi yang beredar ialah rencana kontrak Mourinho bersama MU yang baru akan dijalani pada musim 2017/2018. Tetapi Mou bukanlah satu-satunya pilihan di jajaran petinggi MU. Selain manajer asal Portugal itu, masih ada sejumlah kandidat lain seperti Ryan Giggs dan Pep Guardiola.

Kabar tentang Mou yang akan menangani MU sebenarnya bukan hal baru. Tahun-tahun lalu, MU sempat menawarkan kesempatan untuk menangani skuad selepas pensiunnya Alex Ferguson. Namun tawaran itu ditolak oleh Mou yang masih ingin bertahan di Real Madrid. Akhirnya, tawaran itu pun diberikan kepada David Moyes. Sayangnya, kapasitas Moyes dianggap tidak sepadan dan bahkan hanya berlangsung selama sekitar 8 bulan. Sementara itu, Mourinho pun akhirnya kembali ke Chelsea di musim 2013/2014.

Seandainya Mourinho jadi menangani MU, ada beberapa persyaratan penting yang harus dipenuhi. Utamanya adalah jaminan atas standar pelatihan dan perilaku para pemain yang masih berasaskan pada tradisi MU. Banyak yang masih khawatir mengenai gaya manajerial Mourinho. Rupanya alasan itulah yang dulu sempat membuat sebagian petinggi MU menunda rencana mereka memanggil Mourinho untuk menggantikan Alex Ferguson.

Kekhawatiran yang lain adalah kebiasaan Mou yang suka berbelanja para pemain dari luar. Sedangkan, MU masih berupaya menjaga tradisi menggunakan pemain-pemain lokal dan memaksimalkan potensi akademi. Karakteristik Mou juga menjadi bahan pertimbangan paling penting, terlebih jika ada masalah yang terkait dengan konflik. Dibandingkan dengan Ferguson yang cenderung mudah mengendalikan diri jika terlibat konflik, Mou lebih sering berbuat nekad dan kerap dijatuhi sanksi akibat perilaku buruknya.
Paska pemecatan dirinya dari Chelsea, Mou masih tinggal di London. Hal itulah yang membuat banyak pihak menduga bahwa dirinya sedang melakukan negosiasi dengan beberapa pihak dari MU. Dalam perayaan Natal kemarin, dirinya juga disebut-sebut ikut berpesta dalam sebuah acara makan siang bersama para pemain MU. Sementara itu, nasib Van Gaal semakin di ujung tanduk. Kegagalannya mengantarkan MU ke peringkat klasemen yang lebih baik semakin membuat posisinya tertekan. Apalagi ada banyak tekanan dari para pemain yang tak bisa bermain secara optimal sehingga menutup peluang mereka untuk bermain di kompetisi internasional. Herrera dan Mata adalah contoh dari rasa kekecewaan pemain akibat sistem strategi dan taktik manajer yang tak bekerja dengan baik dalam tim dan berpengaruh pada klasemen grup kualifikasi euro 2016. Itu lah Demi Piala Eropa 2016 Para Pemain MU Memboikot Van Gaal dan memberikan peluang untuk Mourinho menjadi pelatih baru Manchester United. Dan Bagaimana Nasib Rooney, Hodgson, dan Tim Nasional Inggris di Piala Eropa 2016 selanjutnya.
 

lee

View more posts from this author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *